User Icon  61 USER SEDANG ONLINE

HOME        JUAL        DIREKTORI        ARTIKEL         VIDEO         GALERI         ACARA & LOMBA         DISKUSI         CHAMPION         KONTAK JODOH   

Anda dapat berpartisipasi untuk mengisi artikel Kucing di Kucingmania.com. Kirim data dan gambar JPG, untuk hasil yang baik gunakan resolusi 72 dpi dan lebar gambar 500 pixel, untuk mengirim data Anda di haruskan login terlebih dahulu atau daftar member Di sini! bila belum menjadi member Kucingmania.com.

Penyebab Bulu Kucing Rontok 2

Bulu-bulu kucing sering terlihat menempel di sofa dan baju? Hal ini umum terjadi pada para pemilik kucing. Namun, jika jumlah bulu yang rontok semakin banyak, jangan Anda abaikan. Hal ini bisa menandakan kucing sedang sakit. Cari tahu penyebabnya!

1.Proses alami. Umumnya kucing mengalami kerontokan bulu setidaknya 1 kali dalam setahun yang kemudian diikuti pertumbuhan bulu baru. Beberapa kucing mengalami kerontokan 2 hingga beberapa kali setahun dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Kerontokan yang tidak terlalu banyak juga terjadi pada kucing betina secara periodik sesuai siklus reproduksi kucing.
2.Kekurangan nutrisi. Anak kucing memerlukan makanan dengan kandungan protein minimal 30 %, sedangkan kucing dewasa 25-30 %. Selain itu juga memerlukan berbagai vitamin dan nutrisi lain agar keadaan kulit dan bulu juga tetap optimal. Makanan kucing komersial yang relatif murah biasanya mempunyai kandungan protein yang rendah dan tidak mengandung berbagai vitamin dan nutrisi tambahan yang diperlukan kucing. Vitamin yang berhubungan erat dengan perkembangan bulu adalah vitamin A dan E.
3.Kelebihan vitamin. Seperti halnya kekurangan vitamin, kelebihan vitamin juga dapat menyebabkan bulu rontok dan kulit kering, berkerak dan mengelupas.
4.Suhu tempat tinggal panas. Selain melindungi badan dari berbagai pengaruh lingkungan dan penyakit, Kulit dan bulu juga berusaha mengatur suhu tubuh dalam batas tertentu. Pada tempat beriklim dingin bulu akan terangsang untuk tumbuh lebih tebal dan panjang karena berfungsi mencegah hilangnya panas dari tubuh. Sebaliknya kucing cenderung merontokkan bulunya sendiri bila lingkungan tempat tinggalnya terlalu panas. Tempatkanlah kucing ditempat yang sejuk, kering dan bersih dengan sirkulasi udara yang lancar.
5.Penggunaan Shampoo yang tidak sesuai baik dari segi kandungan dan derajat keasaman (ph) dapat menyebabkan kerontokan. Beberapa shampoo yang banyak busanya mempunyai kandungan deterjen yang cukup tinggi yang dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kerontokan.
6.Frekuensi mandi yang terlalu sering dapat mempengaruhi kelembaban normal kulit dan bulu kucing. Kelembaban yang berlebihan dapat menjadi tempat yang sesuai bagi berkembangnya jamur. Sebaliknya kelembaban yang rendah membuat kulit dan bulu kering dan rapuh. Pembilasan dan pengeringan yang sempurna juga dapat membuat kulit iritasi dan bulu rontok.
7.Terserang Kutu/Pinjal. Gigitan pinjal dapat menimbulkan kemerahan, bengkak dan radang ringan disekitar gigitan. Bila jumlahnya banyak, reaksi alergi dan radang pada kulit semakin meningkat, akibatnya akan mempertinggi resiko kerontokan bulu yang tumbuh di atas kulit tersebut.
8.Tungau. Kebanyakan hidup dengan menghisap cairan tubuh yang terdapat di kulit, sehingga akhirnya kulit mati dan kering akibat kekurangan cairan dan nutrisi. Tungau seperti demodex dan scabies sering menyerang kucing. Mahluk ini hidup dan tinggal di bawah kulit dalam lubang dan terowongan yang digalinya sendiri. Reaksi alergi dan radang yang muncul juga dapat memperparah kerusakan kulit dan bulu.
9.Infeksi Jamur. Bulu tebal dan panjang pada kucing dapat menciptakan tempat yang cocok bagi tumbuhnya jamur. Salah satu penyakit kulit yang sering disebut Ringworm juga disebabkan oleh jamur. Penyakit ini juga dapat menyerang manusia dan menyebabkan gatal-gatal serta kemerahan pada kulit.
10.Gangguan hormone dapat mempengaruhi keadaan kulit dan bulu. Salah satu yang paling jelas adalah kebotakan yang bersifat simetris pada kedua sisi tubuh akibat gangguan pada hormon adrenal.
11.Alergi  dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti gigitan kutu, makanan, vaksin dan obat-obatan, rumput atau tanaman lain, dll.
12.Penggunaan obat-obatan, seperti anti kanker pada saat menjalani kemoterapi juga dapat menyebabkan bulu rontok. Suntikan beberapa jenis obat dapat menyebabkan kerontokan disekitar tempat suntikan. Bulu biasanya akan tumbuh kembali setelah efek obat habis.
13.Gangguan kekebalan. Kerontokan bulu juga terjadi pada beberapa penyakit gangguan kekebalan tubuh seperti autoimun.

Sumber : dari berbagai sumber
Dilihat 2330 Kali  
 
Send To Friend
Nama Pengirim
:
*
Email Pengirim
:
*
Nama Penerima
:
*
Email Penerima
:
*
Pesan :
 

 
Komentar Anda
Nama
:
*
Email
:
*
Website
:
Negara
:

Komentar :
 

 
Komentar (0)
Halaman : |

Belum Ada Komentar!



  Jual Kucing

gembul
Rp 1.500.000
bekasi

  Video Kucing
Funny Cats
Funny Cats
silucu
Time : 7:50

  Galeri Kucing
Rumah Hangat Untuk Kucing
Rumah Hangat Untuk Kucing
kaka
Jakarta Selatan